Monday, November 10, 2014

GOPRO di dalam gelembung air TERBANG??!!








Freaking science, man...

Sunday, November 2, 2014

Film-film sebelum dan sesudah dikasih efek 3D animasi (Keren!)









Gimana tuh caranya???

Unik!! Angin Ekstrim Menyebabkan Sebuah Air Terjun di Inggris Terbang ke Atas



Hikers exploring England’s Derbyshire Peak District earlier this week stumbled onto a rare phenomenon caused by extreme winds. The River Downfall, a 30-meter (98 foot) waterfall was blown back almost vertically by a powerful updraft, making it seem as if the waterfall was simply flowing into nothing. Very cool. (via Twisted Sifter)














Ini videonya:



‘Cat Circles’, The Amazing Phenomenon In Which a Cat Will Always Sit Inside a Circle on the Floor



Cat circles“, the amazing phenomenon in which a cat will deliberately sit in a circle on the floor, has been a subject of discussion on a thread on reddit. The original thread, started by admancb featured photos byguremike, who lays out the process very simply with his own cat as the subject.






Make a circle on the floor









The cat zeroes in on the circle









The cat sits down









Et voilá, a cat circle is made. Here are some other examples from around the world.

































UNYU SEKALI!!! :3

Pengertian, Rumus, Contoh Kalimat 16 Jenis Tenses Bahasa Inggris


Tense merupakan pola bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu kegiatan atau kejadian berlangsung. Secara umum ada 3 macam tense, yaitu present tense, past tense,dan future tense. Jumlah keseluruhan tense dalam bahasa Inggris ada 16 macam. Berikut ini 16 jenis tenses bahasa Inggris beserta pengertian, rumus, dan contoh kalimatnya.

1. Simple Present Tense
Simple present tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan kebiasaan, peristiwa, dan fakta yang terjadi di masa sekarang.

Rumus:
Untuk subjek I, you, we, they:
(+): Subject + V-1
(-): Subject + do not + V-1
(?): Do + Subject + V-1

Untuk subjek he, she, it:
(+): Subject + V-1s/es
(-): Subject + does not + V-1
(?) Does + Subject + V-1

Do not bisa disingkat don’t dan does not bisa disingkat doesn’t.

Contoh:
(+): They play a game.
(+): Mereka bermain sebuah permainan.
(-): They don’t play a game.
(-): Mereka tidak bermain sebuah permainan.
(?): Do they play a game?
(?): Apakah mereka bermain sebuah permainan?
(+): Sarimin goes to the market.
(+): Sarimin pergi ke pasar.
(-): Sarimin does not go to the market.
(-): Sarimin tidak pergi ke pasar.
(?): Does Sarimin go to the market?

2. Simple Past Tense
Simple past tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan peristiwa yang terjadi di masa lampau.

Rumus:
(+): S + V-2
(-): S + did not + V-1
(?): Did + S + V-1

Did not sering disingkat didn’t.

Contoh:
(+): He bought a book yesterday.
(+): Dia membeli buku kemarin.
(-): He did not buy a book yesterday.
(-): Dia tidak membeli buku kemarin.
(?): Did he buy a book yesterday?
(?): Apakah dia membeli buku kemarin?
(+): She lived in Bandung last year.
(+): Dia tinggal di Bandung tahun lalu.
(-): She did not live in Bandung last year.
(-): Dia tidak tinggal di Bandung tahun lalu.
(?): Did she live in Bandung last year?
(?): Apakah dia tinggal di Bandung tahun lalu?
(Baca juga daftar regular verbs dan irregular verbs.)

3. Simple Future Tense
Simple future tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan kegiatan yang akan dilakukan atau peristiwa yang akan terjadi di masa depan.

Rumus:
Menggunakan will:
(+): S + will + V-1
(-): S + will not + V-1
(?): Will + S + V-1

Menggunakan going to:
(+): S + be (am/is/are) + going to + V-1
(-): S + be (am/is/are) not + going to + V-1
(?): be (am/is/are) + S + going to + V-1
Will not bisa juga diperpendek menjadi won’t.

Contoh:
(+): He will come tonight.
(+): Dia akan datang malam ini.
(-): He will not come tonight.
(-): Dia tidak akan datang malam ini.
(?): Will he come tonight?
(?): Akankah dia datang malan ini?
(+): She is going to visit her grandmother next week.
(+): Dia akan mengunjungi neneknya minggu depan.
(-): She is not going to visit her grandmother next week.
(-): Dia tidak akan mengunjungi neneknya minggu depan.
(?): Is she going to visit her grandmother next week?
(?): Apakah dia akan mengunjungi neneknya minggu depan?

4. Present Continuous Tense
Present continuous tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan tindakan yang berlangsung sekarang atau pada saat pembicaraan sedang berlangsung.

Rumus:
(+): S + to be + Verb I-ing
(-): S + to be not + Verb I-ing
(?): to be + S + Verb I-ing

Contoh:
(+): He is sleeping.
(+): Dia sedang tidur.
(-): He is not sleeping.
(-): Dia tidak sedang tidur.
(?): Is he sleeping?
(?): Apakah dia sedang tidur?
(+): She is living in Bandung.
(+): Dia sedang tinggal di Bandung.
(-): She is not living in Bandung.
(-): Dia tidak sedang tinggal di Bandung.
(?): Is she living in Bandung?
(?): Apakah dia sedang tinggal di Bandung?

5. Present Perfect Tense
Present perfect tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan perbuatan yang terjadi di masa lalu dan telah selesai pada waktu tertentu atau masih berlanjut hingga sekarang.

Rumus:
(+): S + have/has + V-3
(-): S + have/has + not + V-3
(?): have/has + S + V-3

Contoh:
(+): She has lived in Bandung since January.
(+): Dia sudah tinggal di Bandung sejak bulan Januari.
(-): She has not lived in Bandung since January.
(-): Dia sudah tidak tinggal di Bandung sejak bulan Januari.
(?): Has she lived in Bandung since Januari?
(?): Apakah dia sudah tinggal di Bandung sejak bulan Januari?

6. Past Perfect Tense
Past perfect tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan peristiwa yang berlangsung di masa lampau dan telah selesai pada suatu waktu sebelum peristiwa lainnya terjadi.

Rumus:
(+): S + had + V-3
(-): S + had not + V-3
(?): had + S + V-3
(+): The bus had left.
(+): Bus sudah berangkat.
(-): The bus had not left.
(-): Bus belum berangkat.
(?): Had the bus left?
(?): Apakah bus sudah berangkat?

7. Past Continuous Tense
Past continuous tense merupakan pola kalimat yang menunjukkan peristiwa yang yang terjadi pada waktu tertentu di masa lalu.

Rumus:
(+): S + was/were + Verb-ing
(-): S + was/were not + Verb-ing
(?): was/were + S + Verb-ing

Contoh:
(+): He was sleeping at this time last night.
(+): Dia sedang tidur pada saat ini kemarin malam.
(-): He was not sleeping at this time last night.
(-): Dia sedang tidak tidur pada saat ini kemarin malam.
(?): Was he sleeping at this time last night?
(?): Apakah dia sedang tidur pada saat ini kemarin malam?

8. Past Perfect Continuous Tense
Past perfect continuous tense merupakan pola kalimat untuk menunjukkan suatu kejadian dengan durasi waktu tertentu yang telah selesai pada waktu tertentu pada masa lampau.

Rumus:
(+): S + had + been + Verb I-ing
(-): S + had not + been + Verb I-ing
(?): had + S + been + Verb-ing

Contoh:
(+): She had been sleeping.
(-): She had not been sleeping.
(?): Had she been sleeping?

9. Future Perfect Tense
Future perfect tense merupakan pola kalimat yang menunjukkan peristiwa yang akan sudah selesai pada suatu waktu di masa mendatang.

Rumus:
(+): S + will + have + V-3
(-): S + will not + have + V-3
(?): will + S + have + V-3

Contoh:
(+): She will have read.
(-): She will not have read.
(?): Will she have read?

10. Future Continuous Tense
Future continuous tense merupakan pola kalimat yang menunjukkan peristiwa yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa mendatang.

Rumus:
(+): S + will be + Verb I-ing
(-): S + will not be + Verb I-ing
(?): will + S + be + Verb-I-ing

Contoh:
(+): He will be playing.
(-): He will not be playing.
(?): Will he be playing?

11. Simple Past Future Tense
Simple fast future tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan perbuatan yang akan dilakukan atau peristiwa yang terjadi di masa lalu.

Rumus
Menggunakan would:
(+): S + would + V-1
(-): S + would not + V-1
(?): would + S + V-1

Menggunakan going to:
(+): S + was/were + going to + V-1
(-): S + was/were not + going to + V-1
(?): was/were + S + going to + V-1

Contoh:
(+): He would come.
(-): He would not come.
(?): Would he come?
(+): She was going to visit her grandfather.
(-): She was not going to visit her grandfather.
(?): Was she going to visit her grandfather?

12. Past Future Continuous Tense
Past future continuous tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan perbuatan yang akan sedang dilakukan atau peristiwa yang akan sedang terjadi pada masa depan ketika berada di masa lalu.

Rumus:
(+): S + would/should + be + Verb I-ing
(-): S would/should not + be + Verb I-ing
(?): would/should + S + be + Verb I-ing

Contoh:
(+): She would be running.
(-): She would not be running.
(?): Would she be running?

13. Future Perfect Tense
Future perfect tense merupakan pola kalimat yang menyatakan suatu kegiatan atau peristiwa akan sudah selesai pada suatu waktu di masa mendatang.

Rumus:
(+): S + will + have + V-3
(-): S + will not + have + V-3
(?): will + S + have + V-3

Contoh:
(+): He will have finished.
(-): He will not have finished.
(?): Will he have finished?

14. Past Future Perfect Tense
Past future perfect tense merupakan pola kalimat yang menunjukkan suatu perbuatan yang akan telah dilakukan pada pasa lampau.

Rumus:
(+): S + would/should + have + V-3
(-): S + would/should + not + have + V-3
(?): would/should + S + have + V-3

Contoh:
(+): She would have come.
(-): She would not have come.
(?): Would she have come?

15. Future Perfect Continuous Tense
Future perfect countinuous tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan suatu kegiatan atau peristiwa yang telah berlangsung sekian lama pada waktu tertentu di masa depan.

Rumus:
(+): S + will + have + been + Verb 1-ing
(-): S + will not + have + been + Verb 1-ing
(?): will + S + have + been + Verb 1-ing

Contoh:
(+): He will have been sleeping.
(-): He will not have been sleeping.
(?): Will he have been sleeping?

16. Past Future Perfect Continuous Tense
Past future perfect continuous tense merupakan pola kalimat untuk menyatakan kegiatan atau kejadian yang akan sudah berlangsung dalam waktu lama pada waktu tertentu di masa lalu.

Rumus:
(+): S + would + have + been + Verb 1-ing
(-): S + would not + have + been + Verb 1-ing
(?): would + S + have + been + Verb 1-ing

Contoh:
(+): She would have been teaching.
(-): She would not have been teaching.
(?): Would she have been teaching?

Saturday, November 1, 2014

Pilpres 2014

Pemihan Umum Presiden Republik Indonesia 2014 atau disingkat Pilpres 2014 adalah pertama kali saya berpartisipasi untuk menyuarakan hak saya. Pemilihan umum ini diikuti oleh pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla dan pasangan Prabowo Subianto – Hatta Rajasa. Presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono tidak dapat ikut kembali karena tidak boleh ada periode ketiga seorang presiden. Dan menurut saya, pilpres ini adalah pilpres yang paling hot (panas) yang pernah saya lihat sampai sekarang.

Sebelum pemilihan umum, tokoh-tokoh yang ingin mencalonkan menjadi presiden selain Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebenarnya banyak. Tetapi mereka mengurungkan niatnya karena tidak mencapai batas suara/kursi yang diperlukan untuk bisa menjadi seorang Presiden (20% kursi di DPR atau memenangi 25% suara populer).  Contohnya Aburizal Bakrie (Golkar), Wiranto (Hanura), Yusril Ihza Mahendra (PBB), Suryadharma Ali (PPB). Januari sampai Maret adalah masa kedua pasangan ini berkampanye. Dana kampanye pasangan Prabowo – Hatta  adalah Rp. 166.557.825.711 dibandingkan penerimaannya Rp. 166.559.466.941. Sedangkan pasangan Jokowi – JK adalah Rp. 311.899.377.825 dibandingkan dengan penerimaannya Rp. 312.376.119.823. Debat antar calon presiden pun diadakan di berbagai stasiun TV.

Dan baru kali ini, saya lihat masyarakat sangat berantusias ingin menyuarakan hak pilihnya. Banyak dari kalangan bawah sampai atas, dari tua sampai anak muda pun terlihat sangat terlihat partisipasinya. Dimana-mana masyarakat membicarakan pilpres 2014 ini. Yang saya lihat, di ruang lingkup teman, saudara,  dan keluarga pun saling berpendapat bahkan ada yang berdebat dengan anggota keluarga sendiri karena berbeda pendapat. Bahkan di social media dan internet pun, banyak yang membahas pilpres 2014 ini, mengemukakan pendapat, menunjukkan keunggulan capres pilihannya, membandingkan antara kedua capres, bahkan menyebar kejelekan, isu-isu yang tidak benar tentang calon presiden yang tidak dipilihnya yang akhirnya membuat mereka berdebat bahkan ada yang berkelahi dengan orang lain. Saya rasa tiba-tiba semua rakyat Indonesia jadi ahli politik. Saya kira ini hal yang kurang baik dari sisi sosial, tetapi di sisi lain, sisi partisipasi rakyat terhadap politik, akhirnya masyarakat Indonesia tidak apatis dengan politik yang tentunya menentukan nasib mereka 5 tahun kedepan.

Pilpres pun akhirnya dilaksanakan 9 Juli 2014. Saya pun pertama kali memilih presiden di kala itu. Setelah saya dan semua masyarakat memilih, quick count di media televisi pun bertebaran. Waktu itu, pemenang sementara versi quick count adalah Joko Widodo – Jusuf Kalla. Setelah dilakukan pengumpulan data oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum), akhirnya diumumkan oleh KPU bahwa yang memenangkan Pilpres Indonesia 2014 adalah pasangan Joko Widodo – Jusuf Kalla. Ada yang mengadakan pesta rakyat, ada yang bersedih karena capres yang dipilihnya tidak menang. Pihak Prabowo – Hatta mengajukan gugatan ke MK karena merasa dirugikan, tetapi ditolak oleh MK. Akhirnya, Joko Widodo dilantik, diambil sumpahnya, dan sah menjadi seorang Presiden pada tanggal 20 Oktober 2014.

Presiden Jokowi pada tanggal 26 Oktober 2014 akhirnya mengumumkan kabinet kerjanya. Rinciannya adalah sebagai berikut:
Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Andrinof Chaniago
Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil
Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
Menteri Perindustrian: Saleh Husin
Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
Menteri Tenaga Kerja: Hanif Dakhiri
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
Menteri Badan Usaha Milik Negara: Rini Soemarno
Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimulyono
Menteri Agraria, Tata Ruang, dan Kepala BPN: Ferry Mursyidan Baldan
Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup: Siti Nurbaya
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
Menteri Sosial: Kholifah Indar Parawansa
Menteri Agama: Lukman Hakim Saifuddin
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yonaha Yembise
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Marwan Jafar
Menteri Pemuda dan Olahraga: Imam Nahrawi
Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar, dan Menengah: Anies Baswedan
Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan: Tedjo Edhi Purdijatno
Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
Menteri Luar Negeri: Retno LP Marsudi
Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yasonna H Laoly
Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudyantara
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Yuddy Chrisnandi
Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo
Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
Menteri Pariwisata: Arief Yahya
Menteri ESDM: Sudirman Said
Sekian dari saya analisis tentang Presiden Indonesia yang baru 2014. Saya sangat berharap Presiden terpilih sekarang (Bapak Joko Widodo) selalu memegang teguh dan menepati semua janji-janjinya pada saat kampanye dan pada debat yang waktu itu membuat saya sangat terkesan. Semoga dapat membuat Indonesia jauh lebih baik dari sebelumnya, membuat seluruh masyarakatnya semakin sejahtera terutama pada yang rakyat yang tidak mampu,  dan membuat Indonesia menjadi negara hebat di bidang ekonomi dan segala bidang sehingga bisa dipuji oleh masyarakat dunia.



Thursday, October 23, 2014

Taylor Swift - You Belong With Me

You Belong With Me


You're on the phone with your girlfriend—she's upset,
She's going off about something that you said
'Cause she doesn't get your humor like I do.

I'm in the room, it's a typical Tuesday night.
I'm listening to the kind of music she doesn't like.
And she'll never know your story like I do.

But she wears short skirts
I wear t-shirts
She's cheer captain
And I'm on the bleachers
Dreaming about the day when you wake up and find
That what you're looking for has been here the whole time.

If you could see
That I'm the one
Who understands you.
Been here all along.
So, why can't you see—
You belong with me,
You belong with me?

Walk in the streets with you in your worn out jeans
I can't help thinking this is how it ought to be.
Laughing on a park bench thinking to myself,
"Hey, isn't this easy?"

And you've got a smile
That can light up this whole town.
I haven't seen it in awhile
Since she brought you down.

You say you're fine—I know you better than that.
Hey, what you doing with a girl like that?

She wears high heels,
I wear sneakers.
She's cheer captain,
And I'm on the bleachers.
Dreaming about the day when you wake up and find
That what you're looking for has been here the whole time.

If you could see
That I'm the one
Who understands you,
Been here all along.
So, why can't you see—
You belong with me?

Standing by and waiting at your backdoor.
All this time how could you not know, baby?
You belong with me,
You belong with me.

[Instrumental]

Oh, I remember you driving to my house
In the middle of the night.
I'm the one who makes you laugh
When you know you're 'bout to cry.
I know your favorite songs,
And you tell me about your dreams.
Think I know where you belong,
Think I know it's with me.

Can't you see
That I'm the one
Who understands you?
Been here all along.
So, why can't you see—
You belong with me?

Standing by and waiting at your backdoor.
All this time how could you not know, baby?
You belong with me,
You belong with me.

You belong with me.

Have you ever thought just maybe
You belong with me?

You belong with me.